Bacaan Doa Berbuka Puasa Ramadhan Sesuai Hadits

Bacaan doa berbuka puasa ramadhan “Allahumma laka shumtu…” lazim diajarkan dan diucapkan oleh orang-orang Indonesia. Di media seperti televisi pun memakai doa ini sebagai doa berbuka puasa saat bulan Ramadhan. Akan tetapi, ada yang berpendapat kalau doa tersebut berasal dari hadits yang derajatnya dhaif (lemah). Lalu bagaimana bacaan doa berbuka puasa yang sesuai dengan hadits?

Puasa merupakan ibadah yang diganjar dengan pahala yang besar. Saat berbuka merupakan saat yang dinanti oleh orang-orang yang berpuasa. Menjelang berbuka puasa, banyak orang mempersiapkan hidangan untuk berbuka. Ada yang menunggu waktu berbuka sambil tadarus. Ada juga yang bermain sembari menunggu adzan Maghrib. Kegiatan menunggu berbuka puasa ini dikenal dengan istilah ngabuburit.

advertisement

Adzan berkumandang tanda bahwa puasa di hari itu telah selesai. Orang muslim yang berpuasa disunahkan untuk menyegerakan berbuka. Tidak harus makan hidangan utama, sekadar untuk membatalkan.

Sebelum mencicipi hidangan berbuka atau minum air, ada doa berbuka puasa yang tersebar di Indonesia, yaitu doa¬†Allahuma laka sumtu…

Tak asing lagi bukan dengan doa tersebut? Ternyata oleh Al-Albani, hadits tersebut dinilai sebagai hadits dhaif. Untuk penjelasan lebih detail silakan lihat di https://konsultasisyariah.com/12680-doa-sahih-berbuka-puasa.html.

Doa Berbuka Puasa Ramadhan
Adapun bacaan doa berbuka puasa yang terdapat dalam hadits adalah sebgai berikut.

doa berbuka puasa

Adapun doa tersebut dibaca setelah berbuka puasa. Untuk itu, urutan yang tepat saat berbuka yaitu:

– Membasa basmalah sebelum berbuka.
– Berbuka puasa.
– Mengucapkan doa tadi.

Orang yang sedang berpuasa dianjurkan agar banyak berdoa sebelum berdoa. Menurut sebagian ulama, hadits ini tak berkaitan dengan doa saat berbuka. Namun, ada hadits seperti berikut.

Secara tersirat, hadits tersebut bermakna anjuran untuk memperbanyak doa berkaitan dengan kegiatan berbuka puasa.

Lalu doa apa yang seharusnya dibaca jelang waktu buka puasa? Waktu jelang berbuka adalah waktu yang mustajab untuk memanjatkan doa. Adapun doa yang dibaca sesuai dengan keinginan, misal doa untuk kebaikan di dunia maupun di akhirat.

Demikian pembahasan tentang doa berbuka puasa secara umum, bukan puasa ramadhan saja. Hal ini karena doa tersebut tak hanya berlaku untuk doa buka puasa ramadhan saja.

Jadi, intinya doa berbuka puasa yang berdasarkan hadits yang shahih adalah doa seperti di atas, dan doa tersebut diucapkan setelah berbuka puasa.